Kamis, 08 April 2010

APLIKASI BISNIS TEKNOLOGI INFORMASI

ASPEK PEMASARAN



  1. Pengertian Pemasaran

Pemasaran adalah kegiatan pemasaran untuk menjalankan bisnis (profit/nonprofit) guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang dan jasa, menetapkan harga, mendistribusikan, serta mempromosikannya melalui proses pertukaran agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan.

Marketing mix (bauran pemasaran) merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran (Kotler 1999). Secara umum, bauran pemasaran meliputi kegiatan – kegiatan yang berkaitan dengan :

1) Perencanaan Barang (Product)

2) Penetapan Harga (Price)

3) Program Promosi (Promotion)

4) Saluran Distribusi (Place)

Sejalan dengan semakin kompetitifnya dunia bisnis, 4-P tersebut berkembang. Pawitra (1993) menegaskan bauran pemasaran meliputi 7-P yaitu product, place, price, promotion, participant, physical evidence dan process. Sedangkan Payne (1993) menyatakan bauran pemasaran terdiri dari product, place, price, promotion, people, processes dan provision of consumer service.

  1. Analisis situasi pasar

  1. Perencanaan Barang (Product)

Atribut – atribut produk adalah sesuatu yang melengkapi manfaat utama produksi sehingga mampu lebih memuaskan konsumen. Adapun atribut – atribut produk meliputi Merk(Brand), Pembungkusan(Packaging), Label, garansi atau jaminan(Warranty) dan produk tambahan (Service).

  1. Penetapan Harga (Price)

Harga adalah nilai pertukaran atas manfaat produk (bagi konsumen maupun bagi prdusen) yang umumnya dinyatakan dalam satuan moneter (rupiah, dollar, yen, ruppe, dan sebagainya).

  1. Program Promosi (Promotion)

Promosi adalah pesan yang dikomunikasikan langsung kepada calon pembeli melalui berbagai unsur yang terdapat dalam program promosi.

  1. Saluran Distribusi (Place)

Salah satu keputusan yang sangat penting sebelum memulai usaha adalah memilih lokasi yang tepat dan strategis sebagai usaha.

  1. Segmentasi pasar

Segmentasi pasar adalah prose membagi – bagi pasar yang semula berperilaku heterogen menjadi beberapa kelompok pasar yang sekarang berperilaku lebih seragam. Tujuan segmentasi pasar adalah untuk memperoleh bagian pasar yang mempunyai karakter dan perilaku yang lebih seragam.

Basis segmentasi untuk pasar konsumen yang paling umum dapat digunakan adalah aspek geografis, demografis, psikografis, dan perilaku.

1. geografis

pasar dapat dibedakan menurut batas – batas wilayah atau daerah seperti propinsi, kota, desa dan lain – lain.

2. demografis

pasar dapat dibedakan menurut perbedaan kelompok – kelompok seperti umur, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, pekerjaan, dsb.

3. psikografis

pasar dapat dibedakan menurut perbedaan kelompok – kelompok yang berlainan seperti kelas social, sikap, motivasi, persepsi, dsb.

4. perilaku

perilaku/kebiasaan seperti membeli, mengkonsumsi, dsb.

  1. Strategi promosi

Promosi adalah pesan yang dikomunikasikan langsung kepada calon pembeli melalui berbagai unsur yang terdapat dalam program promosi. Kegiatan promosi dapat berupa :

· Iklan (menginformasikan produk pada masyarakat)

· Penjualan langsung (langsung ke konsumen)

· Promosi penjualan (untuk membeli lebih banyak produk)

· Hubungan masyarakat (citra baik tentang produk)

· Publikasi (promosi gratis)

Metode – metode yang dilakukan dalam promosi yaitu :

a. Promosi special

Misalnya : mengikuti pameran, undian berhadiah, poster/selembaran.

b. Promosi dari mulut ke mulut.

c. Publikasi.

d. Iklan, misalnya TV, radio, majalah, Koran.

e. Penjualan langsung (face to face).


E. ASPEK PESAING

Komponen lingkungan pesaing meliputi keseluruhan barang dan jasa maupun perusahaan – perusahaan yang menghasilkan produk untuk memperebutkan pasar yang sama. Produk dan perusahaan pesaing dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok. Empat golongan pesaing bagi perusahaan adalah :

1. perusahaan – perusahaan yang memproduksi barang – barang dan atau harga yang relatif sama. Contoh : Pesaing dari Honda adalah Toyota, Peugeot maupun Mitsubishi, BMW, Volvo maupun Mercedes adalah bukan pesaingnya karena termasuk mobil – mobil mewah.

2. perusahaan – perusahaan yang bergerak dalam industri yang sama, atau membuat barang – barang pada kelas yang sama. Contoh : Pesaing Honda sekarang adalah semua perusahaan mobil (termasuk mobil – mobil mewah).

3. perusahaan yang memproduksi barang – barang untuk memenuhi kebutuhan maupun keinginan konsumen yang sama. Contoh : Pesaing Honda sekarang tidak hanya seluruh perusahaan mobil tetapi juga perusahaan yang memproduksi jasa transprotasi, misal kereta api, taksi, biskota, sepeda, pesawat terbang bahkan juga pejalan kaki.

perusahaan – perusahaan yang bersaing untuk memperebutkan uang konsumen. Contoh : Pesaing Honda adalah bukan hanya perusahaan – perusahaan dalam industri transportasi atau jasa transportasi tetapi juga industri real estate, investasi, emas-permata, kenikmatan hidup dan sebagainya.


Sumber : elearning.gunadarma.

1 komentar:

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Posting Komentar